Cara Setting GPRS XL, TELKOMSEL, INDOSAT, 3 Dan Axis

Cara Setting GPRS XL, TELKOMSEL, INDOSAT, 3 Dan Axis - hello sahabat, mempunyai handphone pada era sekarang sepertinya sudah umum jika terdapat fitur internet,beberapa operator indonesia biasanya langsung mengirimkan sms konfigurasi guna mengaktifkan pengaturan internet melalui handphone, namun terkadang kita harus mengaktifkanya secara manual dengan cara aktivasi melalui sms, berikut adalah Cara Setting GPRS XL,TELKOMSEL,INDOSAT,3 Dan Axis yang bisa setting manual atau dengan cara sms.


1. Cara mengaktifkan GPRS XL

Dengan cara mengirim sms
ketik: GPRS(spasi) MERK(spasi) TYPE kirim ke 9667
contoh: GPRS NOKIA 5300
Untuk merk handphone Sony Ericson disingkat menjadi SE
contoh: GPRS SE K800i kirim ke 9667

Dengan cara manual
masuklah ke pengturan internet dan buat pengaturan baru,diisi sebagai berikut:
User name : xlgprs
APN : www. xlgprs.net
Password : proxl
IP Address : 202.152.240.50
Homepage : http:// wap.lifeinhand.com/
Data Bearer : GPRS
Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)
Prompt Password : No
Authentication : Normal
Phone IP address : Automatic
Primary name server : 0.0.0.0
Secondary name server : 0.0.0.0

kemudian simpan dan jadikan sebagai pengaturan internet anda.

2. Cara Mengaktifkan GPRS TELKOMSEL

Dengan cara sms
Ketik SMS: Internet(spasi)ALL
Kirim Ke: 5432

Dengan cara manual
Profile Name : TSEL GPRS
APN : Telkomsel
User name : wap
Prompt Password : No
Password : wap123
Authentication : Normal
Gateway IP address : 10.1.89.130
Homepage : http:// wap.telkomsel.com/
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent

3. Cara Mengaktifkan GPRS INDOSAT

Dengan cara sms
Setting GPRS Mentari
Ketik SMS: GPRS(spasi)MerkHP(spasi)TypeHP
Kirim Ke: 3000

Untuk IM3 manual
Connection Name : M3-GPRS
Access point name : www. indosat-m3.net
User Name : gprs
Password : im3
Authentication : Normal
Homepage : http:// wap.m3-access.com/
IP Address : 010.019.019.019
Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)

Untuk Mentari Manual
Profile Name : INDOSATGPRS
User name : indosat
Access Point Name (APN) : www. satelindogprs.com
Password : indosat
Gateway IP : 10.19.19.19
Homepage : http:// wap.klub-mentari.com/
Data Bearer : GPRS
Proxy port number : 9201

4. Cara Mengaktifkan GPRS AXIS

Dengan cara sms
tidak tersedia

Dengan Cara manual
User name : xlgprs
APN : www. xlgprs.net
Password : proxl
IP Address : 202.152.240.50
Homepage : http:// wap.lifeinhand.com/
Data Bearer : GPRS
Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)
Prompt Password : No
Authentication : Normal
Phone IP address : Automatic
Primary name server : 0.0.0.0
Secondary name server : 0.0.0.0

5. Cara Mengaktifkan GPRS 3

Dengan cara sms
tidak tersedia

Cara Manual
Data Bearer : GPRS
Access point name : 3gprs
User name : 3gprs
Password : 3gprs
Home : http:// wap.three.co.id
Phone IP Address : Automatic
Proxy Server Address : 10.4.0.10
Proxy port number : 3128

Oke, cukup sekian dulu perjumpaan kita pada Cara Setting GPRS XL, TELKOMSEL, INDOSAT, 3 Dan Axis dan selamat mencoba.

Penyebab Komputer Tidak Bisa Booting Dan Tips Cara Mengatasinya

Penyebab Komputer Tidak Bisa Booting Dan Tips Cara Mengatasinya - Saat hendak menghidupkan komputer seperti biasa tiba-tiba komputer tidak bisa booting, padahal terakhir kali kita nyalakan masih bisa berjalan normal. Jangan buru-buru membawanya ke tukang servis komputer, karena ada langkah-langkah mudah yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui kenapa komputer tidak mau booting. Ada beberapa Penyebab Komputer Tidak Bisa Booting Dan Tips Cara Mengatasinya, baik itu software atau hardware.


Simak beberapa penyebab komputer tidak bisa booting dan cara mengatasinya berikut ini:

1. Harddisk Tidak Terdeteksi
Untuk mengidentifikasi masalah ini sangatlah mudah, karena pemberitahuan mengenai penyebab gagal booting ini akan ditampilkan di layar dengan tulisan “Disk boot failure”, yang berarti sistem gagal memuat harddisk.

Cara mengatasi :
  • Cek kabel SATA atau IDE yang terpasang antara harddisk dan motherboard, cek juga kabel power pada harddisk dan pastikan semuanya terpasang dengan baik. Atau lepas dulu kemudian pasang kembali.
  • Masuk ke BIOS dan lihat apakah harddisk terdeteksi. Jika tidak maka berarti harddisk tersebut rusak atau bermasalah.
  • Jika Anda memakai 2 harddisk dengan 1 kabel IDE, pastikan posisi jumper untuk Master dan Slave sudah benar

2. Memori (RAM) dan VGA Card
Biasanya terdengar bunyi beep yang berulang kali, kalau RAM biasanya terdengar beep dua kali yang pendek namun berdekatan waktunya.

Cara mengatasinya : 
  • Buka RAM dari soketnya kemudian bersihkan ujung-ujung dari RAM dengan kuas kecil atau yang lainnya. Bersihkan socket RAM dari debu dengan kuas kecil secara hati-hati.
  • Lepas memory (RAM) dari slotnya kemudian bersihkan bagian pin-nya dengan menggunakan penghapus karet. Demikian juga jika Anda memakai VGA Card terpisah.
  • Pasang memory di slot lain yang tersedia, pastikan slot telah dibersihkan terlebih dulu.
  • Jika memakai memory lebih dari satu, maka cobalah untuk memasang dan mengetesnya satu per satu.
Baca Mengenali Masalah Pada BIOS untuk mengenali kerusakan komputer dengan mendengarkan suara beeb.

3. Prosesor Overheat
Masalah yang paling umum terjadi saat prosesor terlalu panas atau overheat adalah komputer hang dan sering restart sendiri. Namun gagal booting juga bisa terjadi karena prosesor overheat.

Cara mengatasi :
  • Cek fan dan heatsink yang terpasang pada prosesor serta pastikan thermal paste atau pasta yang ada diantara prosesor dan unit heatsink tidak kering. 
  • Jika kering tambahkan pasta yang baru.
  • Perhatikan suhu prosesor dari menu Hardware Monitor yang ada pada BIOS
4. Sistem Windows Corrupt
Masalah ini ditunjukkan dengan peringatan yang memberitahukan bahwa sistem operasi bermasalah atau ada file yang hilang, misalnya “ntldr.dll is missing” atau “cannot load operating system”, dan lain-lain.

Cara mengatasi :
  • Gunakan CD Windows untuk melakukan repair terhadap sistem operasi.

Demikian Penyebab Komputer Tidak Bisa Booting Dan Tips Cara Mengatasinya.Semoga bermanfaat.


Cara Cloning Template Blogger

Berawal dari saya mencari di mbah google template Blogger Valid HTML5 + Responsive untuk mengganti template default bawaan dari blogger untuk Blog Sederhana saya ini, namun semuanya tidak sesuai dengan selera/keinginan saya hehehe :D Dalam pencarian Template Valid HTML5, saya di arahkan mbah google ke blog master om Agus Ramadhani dan Kang Ismet



Saya suka Tema Template kedua master Blog ini. Nah di sini muncul ide kreatif saya untuk meng-cloning template master blog ini. (Maaf ya om Agus dan Kang Ismet) hehehe Piss \m/_.._\m/ saya hanya sekedar mengembangkan kreatifitas saya, dan tidak akan share hasil Template clonengan buatan saya :).



Pertama kali saya clonng template Kang Ismet dan berhasil. Berikut screenshoot nya :



Cloning Template



Waktu Pembuatan template clonengan hanya membutuhkan waktu dua jam, termasuk menyusun formulasi template, dan menemukan kode kode yang disembunyikan atau yang tidak ditampilkan, sampai proses upload template di blogger. Dalam pembuatan template, anda tidak perlu repot-repot mencari template yang mirip mirip template bawaan template orang yang anda akan di cloning. cukup copy source code templatenya saja.



Disini saya tidak akan share hasil Template clonengan blog master buatan saya, namun saya akan memberitahukan cara cloning template blog orang lain. Okay !! mari kita langsung aja caranya (simak baik-baik) :



Dalam Bahasan postingan ini, saya kasih contoh cloning template blog saya sendiri, hasil clonengan dari template Blog om master blog Agus Ramadhani atau biasa dikenal di sebut o-om.com



Pertama

Hal pertama yang anda lakukan pilih salah satu postingan template target anda, terserah anda postingan apa aja!!. Setelah memilih salah satu postingan, lalu klik kanan di area bebas. Klik Kanan > Lihat Code Sumber Laman. Jika browser di kommputer anda berbahasa inggris kira-kira seperti ini: Right Click > See Source Code. (saya menggunakan Browser Firefox Berbahasa Indonesia). Lalu buat Notepad, dan copy semua Source code halaman postingan pilihan anda, Paste lalu beri Judul notepad anda "dplkt-halaman-postingan.txt" (tanpa tanda kutip). atau "dplkt-halaman-postingan.xml" (tanpa tanda kutip). Jangan Lupa Buat Folder Baru dan Beri judul "Duplikat Template" (Tanpa Tanda Kutip). Simpan Hasil Copian Sorce Code anda di folder tersebut, biar gampang di ingat.



Kedua

Perlu di ketahui, susunan Template Blog umumnya seperti ini :



  • Header Wrapper terdiri dari Header Left dan Header Right. (pada Template duplikat saya, seperti ini Header Inner dan .blog-desc)
  • Outer Wrapper terdiri dari Main Wrapper dan Sidebar Wrapper.
  • Footer Wrapper terdiri dari Bottom Left, Bottom Center dan Bottom Right
  • Credit Wrapper.


Okay!! anda mulai dari bawah code HTML dulu, hasil dari copian sorce code tadi. Cari dan perhatikan baik-baik code pada bagian Footer Wrapper, misalnya seperti ini: <div id='footer-wrapper'>



Susunan code bagian Footer Wrapper dari template duplikat saya, terdiri dari :



<div id='footer-wrapper'>
<div id='bottom'> ..... susunan dari Bottom terdiri dari :
- left-bottom
- center-bottom
- right-bottom<div id='upper-footer'> dan<div class='credits'>


Contoh code pada bagian Footer Wrapper:



<div id='footer-wrapper'>
<div id='bottom'>
<div class='bottom section section' id='left-bottom'><div class='widget HTML' id='HTML4'>
<h2 class='title'>About Me</h2>
<div class='widget-content'>
<div class="profile-textblock">
<!-- isi widget ABOUT ME saya hapus -->
</div>
</div>
</div></div>


Note:

  • Perhatikan code yang berwarna merah. yang berwarna merah, Hapus saja.
  • Perhatikan code yang berwarna Hijau, code div ganti dengan b:section lalu tambahkan preferred='yes' di belakang code id='left-bottom', sehingga hasilnya seperti ini :


<b:section class='bottom section' id='left-bottom' preferred='yes'/>


Lalu lanjut pada bagian center-bottom dan right-bottom. dan hasil lengkap dari b:section widget pada sub bagian bottom seperti ini :



<b:section class='bottom section' id='left-bottom' preferred='yes'/>
<b:section class='bottom section' id='center-bottom' preferred='yes'/>
<b:section class='bottom section' id='right-bottom' preferred='yes'/>


Hasil Selengkapnya pada sub bagian Bottom dari Footer Wrapper seperti ini :



<div id='footer-wrapper'>
<div id='bottom'>
<b:section class='bottom section' id='left-bottom' preferred='yes'/>
<b:section class='bottom section' id='center-bottom' preferred='yes'/>
<b:section class='bottom section' id='right-bottom' preferred='yes'/>
<div id='upper-footer'>
<b:section class='footer section' id='footer' preferred='yes'/>
</div> <!-- end upper footer -->
</div> <!-- end bottom -->
<div class='credits'>
</div> <!-- end credits -->
</div> <!-- end footer wrapper -->


Note:

Perhatikan dan teliti baik-baik code </div> sebagai code penutup. Jangan sampai ada yang salah dalam penempatan code </div> tersebut.



Ketiga

Lanjut pada bagian Outer Wrapper yang terdiri dari Main Wrapper dan Sidebar Wrapper.



Contoh susunan bagian Outer Wrapper :



<div id='main-wrapper'>
<div id='main-wrapper-border'> <-- ini sekedar tambahan style border saja, sebelah kanan body postingan tebalnya 5px<div id='sidebar-wrapper'>


Pada bagian Outer Wrapper ini, sama seperti cara menyusun bagian Footer Wrapper, namun khusus pada bagian b:section Main, anda sisa meng-copy saja code template yang lama milik anda. Contohnya seperti ini :



<div id='outer-wrapper'>
<div id='main-wrapper'>
<div id='main-wrapper-border'>
<b:section class='main' id='main' showaddelement='no'>  <---(star copy) mulai copy semua code b:section Main, dari template blog anda yang lama sampai....<b:widget id='Blog1' locked='true' title='Posting Blog' type='Blog'>
<b:includable id='main' var='top'>
.
.
.<!-- bla bla bla bla bla -->
.
.
.</b:includable>
</b:widget>
</b:section> <-- sampai dengan akhir dari code ini</div> <!-- end main wrapper border -->
</div> <!-- end main wrapper -->


Note:

  • Yang berwarna biru mulai star peng-copian dari template blog lama anda sampai akhir dari </b:section>.
  • Khusus code </div> penutup untuk Outer Wrapper belum ditambahkan dari keterangan diatas, karena masih ada Sidebar Wrapper. Nantinya code </div> penutup untuk Outer Wrapper akan di sematkan tepat dibawah Sidebar Wrapper.
  • Dalam kasus ini, saya meng-copy isi code Main Wrapper dari template default bawaan blogger. mengingat masih lengkap, masih perawan, Karena belum ada pengurangan atau pengeditan yang saya lakukan dari template default bawaan blogger tersebut. (isi dari code Blog Post dan isi code Comments).


Selanjutnya, anda lanjut pada sub bagian Sidebar Wrapper. Lihat contoh di bawah ini :



<div id='sidebar-wrapper'>
<div class='inner-box section section' id='inner-box'><div class='widget Feed' id='Feed1'>
<h2>New Post</h2>
<div class='widget-content' id='Feed1_feedItemListDisplay'>
<span style='filter: alpha(25); opacity: 0.25;'>
<a href='http://metropersonal.blogspot.com/feeds/posts/default'>Memuat...</a>
</span>
</div>
</div>


Note:

  • Perhatikan code yang berwarna merah. yang berwarna merah, Hapus saja.
  • Perhatikan code yang berwarna Hijau, code div ganti dengan b:section lalu tambahkan preferred='yes' di belakang code id='inner-box', sehingga hasilnya seperti ini :


<b:section class='inner-box section' id='inner-box' preferred='yes'/>


Hasil Selengkapnya pada sub bagian Sidebar Wrapper dari Outer Wrapper seperti ini :



<div id='sidebar-wrapper'>
<b:section class='inner-box section' id='inner-box' preferred='yes'/>
</div> <!-- end sidebar wrapper -->


Dan sebagai penutup bahasan bagian Outer Wrapper, berikut Hasil Selngkap-lengkapnya :



<div id='outer-wrapper'>
<div id='main-wrapper'>
<div id='main-wrapper-border'>
<b:section class='main' id='main' showaddelement='no'>  <---(star copy) mulai copy semua code b:section Main, dari template blog anda yang lama sampai....<b:widget id='Blog1' locked='true' title='Posting Blog' type='Blog'>
<b:includable id='main' var='top'>
.
.
.<!-- bla bla bla bla bla -->
.
.
.</b:includable>
</b:widget>
</b:section> <-- sampai dengan akhir dari code ini</div> <!-- end main wrapper border -->
</div> <!-- end main wrapper -->
<div id='sidebar-wrapper'>
<b:section class='inner-box section' id='inner-box' preferred='yes'/>
</div> <!-- end sidebar wrapper -->
<!-- spacer for skins that want sidebar and main to be the same height-->
<div class='clear'>&#160;</div>  <!-- clear fix do not remove -->
<br/>
</div> <!-- end outer-wrapper -->
</div> <!-- end outer wrapper line -->
<div class='clear'/>
<div class='backtotop'><a href='#'>Back to Top</a></div>


Note:

  • Perhatikan dan teliti baik-baik code </div> sebagai code penutup. Jangan sampai ada yang salah dalam penempatan code </div> penutup tersebut.
  • Khusus untuk code penutup </div> <!-- end outer wrapper line --> ini, fungsinya sebagai code </div> penutup dari data vocabulary Review, gunanya untuk merating semua postingan anda, letak tepatnya, anda bisa lihat tepat dibawah code <body>


Keempat

Selanjutnya, anda lanjut pada bagian Header Wrapper, sebagai akhir dari pembahasan code ini. Berikut Susunan code dari Header Wrapper :



<div id='branding'>
<div id='head-inner'>
<div id='header-wrapper'>


Header Wrapper terdiri dari Blog Desc dan Header. Pada bagian Header Wrapper ini, sama seperti cara menyusun bagian Outer Wrapper, namun khusus pada bagian b:section Header, anda sisa meng-copy saja code template yang lama milik anda. Contohnya seperti ini :



<div id='branding'>
<div id='head-inner'>
<div id='header-wrapper'>
<b:section class='blog-desc section' id='blog-desc' preferred='yes' showaddelement='yes'/>
<b:section class='header' id='header' maxwidgets='1' showaddelement='no'>  <---(star copy) mulai copy semua code b:section Header, dari template blog anda yang lama sampai....<b:widget id='Header1' locked='true' title='Metro Personal (Header)' type='Header'>
<b:includable id='main'>
<b:if cond='data:useImage'>
<b:if cond='data:imagePlacement == &quot;BEHIND&quot;'>
.
.
.<!-- bla bla bla bla bla -->
.
.
.</b:includable>
</b:widget>
</b:section> <-- sampai dengan akhir dari code ini</div> <!-- end header wrapper -->
</div> <!-- end head inner -->
</div> <!-- end branding -->


Note:

  • Pada bagian blog-desc section, saya tambahkan showaddelement='yes' yang nantinya anda akan ganti menjadi 'no' setelah anda mengisi deskripsi tambahan agar supaya tidak ada penambahan widget lagi. Khusus deskripsi tambahan saja.
  • Yang berwarna biru mulai star peng-copian dari template blog lama anda sampai akhir dari </b:section>.
  • Perhatikan dan teliti baik-baik code </div> sebagai code penutup. Jangan sampai ada yang salah dalam penempatan code </div> penutup tersebut.


Kelima (penutup)

Rangkuman hasil Duplikat Template dari semua pembahasan code HTML diatas sebagai berikut :



<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<!DOCTYPE html>
<HTML>
<head>
<meta charset='utf-8'/>
<!-- Sisipkan Code META TAG disini -->
//////////////////////////////////////////////<!-- Sisipkan Code CSS disini -->
]]></b:skin>
<!-- Sisipkan Code Javascript RELATED POST disini -->
<!-- Sisipkan Code Javascript AUTO READ MORE disini -->
<!-- Sisipkan Code Javascript MOBILE MENU disini -->
</head>
<body>
<div><div itemscope='' itemtype='http://data-vocabulary.org/Review'>
<div id='branding'>
<!-- Sisipkan Code Social Facebook dll disini -->
<!-- Sisipkan Code Search disini -->
<div id='head-inner'>
<div id='header-wrapper'>
<b:section class='blog-desc section' id='blog-desc' preferred='yes' showaddelement='yes'/>
<b:section class='header' id='header' maxwidgets='1' showaddelement='no'>  <---(star copy) mulai copy semua code b:section Header, dari template blog anda yang lama sampai....<b:widget id='Header1' locked='true' title='Metro Personal (Header)' type='Header'>
<b:includable id='main'>
<b:if cond='data:useImage'>
<b:if cond='data:imagePlacement == &quot;BEHIND&quot;'>
.
.
.<!-- bla bla bla bla bla -->
.
.
.</b:includable>
</b:widget>
</b:section> <-- sampai dengan akhir dari code ini.</div> <!-- end header wrapper -->
</div> <!-- end head inner -->
</div> <!-- end branding -->
//////////////////////////////////////////////<!-- Sisipkan Code Stripe Style disini -->
<div id='outer-wrapper'>
<!-- Sisipkan Code Javascript MOBILE MENU disini -->
<!-- Sisipkan Code Menu Navigasi disini -->
<div id='main-wrapper'>
<div id='main-wrapper-border'>
<b:section class='main' id='main' showaddelement='no'>  <---(star copy) mulai copy semua code b:section Main, dari template blog anda yang lama sampai....<b:widget id='Blog1' locked='true' title='Posting Blog' type='Blog'>
<b:includable id='main' var='top'>
.
.
.<!-- bla bla bla bla bla -->
.
.
.</b:includable>
</b:widget>
</b:section> <-- sampai dengan akhir dari code ini</div> <!-- end main wrapper border -->
</div> <!-- end main wrapper -->
<div id='sidebar-wrapper'>
<b:section class='inner-box section' id='inner-box' preferred='yes'/>
</div> <!-- end sidebar wrapper -->
<!-- spacer for skins that want sidebar and main to be the same height-->
<div class='clear'>&#160;</div>  <!-- clear fix do not remove -->
<br/>
</div> <!-- end outer-wrapper -->
</div> <!-- end outer wrapper line -->
<div class='clear'/>
<div class='backtotop'><a href='#'>Back to Top</a></div>
//////////////////////////////////////////////<div id='footer-wrapper'>
<div id='bottom'>
<b:section class='bottom section' id='left-bottom' preferred='yes'/>
<b:section class='bottom section' id='center-bottom' preferred='yes'/>
<b:section class='bottom section' id='right-bottom' preferred='yes'/>
<div id='upper-footer'>
<b:section class='footer section' id='footer' preferred='yes'/>
</div> <!-- end upper footer -->
</div> <!-- end bottom -->
<div class='credits'>
</div> <!-- end credits -->
</div> <!-- end footer wrapper -->
</div>
</body>
</HTML>


Note:

Untuk code Meta Tag silahkan kunjungi Blog Kedua Master yang saya sebutkan diatas, disini dan disini


Selamat Mencoba!!


sumber http://metropersonal.blogspot.com/

Bagian-bagian Template Blogger

Apa saja bagian- bagian template blog? Cari letak template blog..!
Login ke blogger

Pilih Template + Edit HTML + Expand template widget
Bagian-bagian Template Blogger

1. Bagian pertama, Pada bagian ini menggunakan deklarasi bahasa XML contoh
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd">
<html xmlns='http://www.w3.org/1999/xhtml' xmlns:b='http://www.google.com/2005/gml/b' xmlns:data='http://www.google.com/2005/gml/data' xmlns:expr='http://www.google.com/2005/gml/expr'>
Baris pertama adalah deklarasi XMLmengidentifikasikan dokumen sebagai dokumen XML. Baris kedua adalah deklarasi HTML. Baris ketiga adalah deklrasi XHTML versi XML dari HTML

2. Bagian kedua 




Terdiri dari : head , title dan metatags contoh

<head>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:include data='blog' name='all-head-content'/>
<META content='6UdGiVvyAoLArGpux3xzus9nP4VEkAdsnY8mgwQKg4g=' name='verify-v1'/>
<meta content='Bet Blogger for Dummies' name='Description'/>
<meta content='beta blogger,blogger,blog,hacks,hacking beta blogger template,template,beta blogger template, blogskin,Google blog, google blogger' name='keywords'/>
<meta content='index,follow' name='robots'/>
Metatags menginformasikan kepada search engine subjek blog dan penting dalam mengindex blog.(penting banget)

 3. Bagian Ketiga

Pada bagian ini disebut dengan "Devinisi Variabel" yaitu mendeklarasikan dan mereson "font dan color" contoh



<b:skin><![CDATA[/*
Blogger Template Style
Name: Minima
Designer: Douglas Bowman
URL: www.stopdesign.com
Date: 26 Feb 2004
Updated by: Blogger Team
----------------------------------------------- */

/* Variable definitions
====================
<Variable name="bgcolor" description="Page Background Color"
type="color" default="#fff" value="#ffffff">
<Variable name="textcolor" description="Text Color"
type="color" default="#333" value="#333333">
<Variable name="linkcolor" description="Link Color"
type="color" default="#58a" value="#0000ff">
............  


Disini seksen CDATA dimulai dan digunakan untuk menyisipkan dokumen XML ke dokumen XML lainnya. seksi ini di mulai dengan <[CDATA] dan diakhiri dengan ]]> Proses XML mengabaikan semua markup kecuali untuk ]]> (artinya tidak mungkin seksen CDATA pada CDATA yang lain). CDATA yang lain akan di block sampai CDATA di tutup ]]>


4. Bagian Keempat

Pada bagian ini adalah Tempalte CSS (Cescading style sheet)



/* Use this with templates/template-twocol.html */

body {
background:$bgcolor;
margin:0;
color:$textcolor;
font:x-small Georgia Serif;
font-size/* */:/**/small;
font-size: /**/small;
text-align: center;
}
a:link {
color:$linkcolor;
text-decoration:none;
}
a:visited {
color:$visitedlinkcolor;
text-decoration:none;
}
a:hover {
color:$titlecolor;
text-decoration:underline;
.............

/* Footer
----------------------------------------------- */
#footer {
width:660px;
clear:both;
margin:0 auto;
padding-top:15px;
line-height: 1.6em;
text-transform:uppercase;
letter-spacing:.1em;
text-align: center;
}

/** Page structure tweaks for layout editor wireframe */
body#layout #header {
margin-left: 0px;
margin-right: 0px;
}
]]></b:skin>
</head>

Catatan bahwa CDATA disini diakhri dengan ]]>


dan...


5. Bagian Kelima


contoh bagian ini adalah



<body>
<div id='outer-wrapper'><div id='wrap2'>

<!-- skip links for text browsers -->
<span id='skiplinks' style='display:none;'>
<a href='#main'>skip to main </a> |
<a href='#sidebar'>skip to sidebar</a>
</span>

<div id='header-wrapper'>
<b:section class='header' id='header' maxwidgets='2' showaddelement='yes'>
<b:widget id='Header1' locked='false' title='Beta Blogger For Dummies (Header)' type='Header'/>
<b:widget id='HTML6' locked='true' title='' type='HTML'/>
</b:section>
</div>

<div id='content-wrapper'>
<div id='newsidebar-wrapper'>
<b:section class='sidebar' id='newsidebar' preferred='yes'>
<b:widget id='HTML10' locked='false' title='CONTACT AUTHOR' type='HTML'/>
<b:widget id='LinkList1' locked='false' title='' type='LinkList'/>
<b:widget id='HTML4' locked='true' title='' type='HTML'/>
<b:widget id='HTML1' locked='true' title='' type='HTML'/>
<b:widget id='HTML9' locked='false' title='' type='HTML'/>
<b:widget id='HTML7' locked='false' title='' type='HTML'/>
<b:widget id='HTML8' locked='false' title='' type='HTML'/>
<b:widget id='Label1' locked='false' title='Labels' type='Label'/>
</b:section>
</div>

<div id='main-wrapper'>
<b:section class='main' id='main' showaddelement='yes'>
<b:widget id='HTML2' locked='false' title='' type='HTML'/>
<b:widget id='Blog1' locked='false' title='Blog Posts' type='Blog'/>
<b:widget id='HTML3' locked='false' title='' type='HTML'/>
</b:section>
</div>

<div id='sidebar-wrapper'>
<b:section class='sidebar' id='sidebar' preferred='yes'>
<b:widget id='HTML5' locked='true' title='' type='HTML'/>
<b:widget id='BlogArchive1' locked='false' title='Blog Archive' type='BlogArchive'/>
<b:widget id='HTML11' locked='false' title='' type='HTML'/>
</b:section>
</div>

<!-- spacer for skins that want sidebar and main to be the same height-->
<div class='clear'> </div>

</div> <!-- end content-wrapper -->

<div id='footer-wrapper'>
<b:section class='footer' id='footer'>
<b:widget id='Text1' locked='false' title='' type='Text'/>
</b:section>
</div>

</div></div> <!-- end outer-wrapper -->

</body>
</html>
Pada bagian ini terlihat jelas <body> di close </body>



sumber: http://abangbloger.blogspot.com/2012/02/bagian-bagian-template-blogger.html

Tips Cara Memperbaiki Hardisk Rusak Badsector dengan Tool Windows

Tips Cara Memperbaiki Hardisk Rusak Badsector dengan Tool Windows - Beberapa orang mengalami kendala hardisknya error atau mengalami kesalahan yang di sebut badsector. Untuk kali ini saya akan sharing tentang cara memperbaiki hardisk dengan tool yang sudah tersedia pasa windows kita, apa manfaat tool ini? tool ini akan mengecek kerusakan dan bisa menyembuhkan kesalahan yang terdapat pada hardisk kita seperti bad sector, directory yang error, cross linked, dan juga lost clusters. Lalu bagaimana menggunakan tool tersebut? baik saya kali ini akan memandu anda dengan jelas, silahkan simak panduan berikut ini :

1. Untuk menjalankan tool silahkan buka Windows Explorer atau My computer

Cara Memperbaiki Hardisk



















2. Kemudian silahkan pilih hardisk yang ingin anda cek kerusakannya.


3. Klik kanan pada hardisk kemudian "Properties" .



Cara Memperbaiki Hardisk


















4. Pilih pada menu  Tools dan langsung klik "Ceck Now.."


5. Klik start untuk menjalankannya.


Catatan : 

jika ingin merepair kesalahan pada file sistem centang "check Automatically fix file system errors"

Untuk menemukan Badsector atau me-recover silahkan centang juga pada "Scan for and attempt recovery of bad sectors" kemudian klik start.


Jika ada pertanyaan pilih "ya", dan komputer anda akan restart otomatis untuk menjalankan Scandisk pada Hardisk anda.


Nah sangat mudah bukan untuk memperbaiki hardisk anda? cara ini terbukti efisien untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi pada hardisk. Cara ini hanya bisa di lakukan jika komputer atau laptop anda bisa melakukan booting saja, jika komputer sudah tidak bisa booting anda harus melepas hardisk pada komputer dan memasagnya ke komputer lain di karnakan mungkin terjadi kesalahan pada komputer awalnya. 


Hanya itu yang bisa saya sampaikan, semoga sahabat Seklebet Info bisa melakukannya dengan baik. Terimakasih atas kunjungannya dan jika ada pertannyaan silahkan tanya dan comment pada form di bawah.



sumber: http://lapkom313.blogspot.com/

Cara Membedakan Samsung asli dan Replika

Banyaknya barang palsu yang beredar di pasaran memang mencemaskan terutama produk buatan Cina yang sering mereplika produk – produk sesuai aslinya tak terkecuali ponsel keluaran vendor asal Korea Selatan, Samsung. Produk replika merupaka produk super copy yang memang sangat mirip dengan aslinya dan kebanyakan pengguna ponsel yang awam agak kesulitan untuk mengtahui perbedaannya.

Meskipun hampir serupa, tetap saja replika merupakan barang palsu yang mmeiliki ketidaksempurnaan seperti produk aslinya. Ironisnya, meskipun produk replika namun banyak yang membeli karena tergoda dengan bandrol harga murah atau lebih rendah dari aslinya. Perbedaan harga yang bisa hampir lebih dari separuh harga asli memang menarik minat pengguna ponsel apalagi ketika tipe yang ditawarkan merupakan ponsel canggih dan mahal.

Tips untuk Membedakan Handphone Samsung Asli dan Replika

Tips untuk Membedakan Handphone Samsung Asli dan Replika

cara membedakan samsung asli dan replika

Sangat penting untuk mengetahui cara membedakan samsung asli dan replika terutama ketika Anda memutuskan membeli ponsel secara online yang mana barang tidak bisa Anda lihat secara langsung. Banyak toko online yang berjualan ponsel menawarkan harga cukup rendah untuk ponsel – ponsel yang terkenal dengan kecanggihan dan tingginya harga. Hal ini perlu dicurigai apakah produknya asli atau super copy. Memebdakan produk asli dengan replika tidak bisa hanya melihat sepintas apalagi dari gambar, karenanya bila memilih handphone Samsung, sebaiknya langsung mendatangi toko ponsel dan melihat langsung barangnya. Jangan hanya mengecek dari tampilan fisik namun cek juga isi atau menu di dalamnya. Cek mengenai IMEI, informasi produk dari menu about device dimana terdapat spesifikasi lengkap tentang model.

Mengecek nomor IMEI dengan menyamakan antara ponsel dengan yang tertera di kardus atau di bagian belakang baterai. Tampilan fisik memang sepintas tidak bisa dibandingkan karenanya ketika memilih ponsel Samsung, ada baiknya Anda membawa teman Anda yang memiliki handphone Samsung seperti yang akan anda beli dan telah terbukti asli kemudian bandingkan. Pastikan ketika mengecek bodi fisik ponsel semua detail diperhatikan. vendor ponsel akan memiliki standar produksi yang ketat dimana setiap ponsel yang dijual dikerjakan dengan pekerjaan yang rapid an halus sementara pada produk replika, cenderung ada cacat dan lebih kasar terutama dibagian samping bodi ponsel.

Bila pengecekan fisik masih belum meyakinkan mengingat beberapa replika juga dikerjakan semirip mungkin dengan aslinya, cek kenyamanan dalam menggunakan seperti tombolnya apakah keras atau empuk ketika dipencet. Tampilan layar juga jelas, jernih dan cemerlang serta tidak mengalami patah – patah saat menampilkan. Setiap ponsel Samsung baru yang asli dan bukan replika, ketika melakukan proses membuka menu akan lancar dan cepat serta jernih. Bila masih belum yakin, tekan *#0*# dari menu dial, dan bila keluar deretan kotak berisi warna dan fasilitas ponsel, berarti produk tersebut asli. Bila tidak, sebaiknya jangan membelinya.



sumber: www.tabloidhape.com

Kelebihan Dan Kekurangan Iphone Replika Atau Supercopy

Tentunya anda sudah mengetahui kalau handphone milik apple yaitu iphone sudah banyak beredar replika , supercopy atau superkingnya bukan? sudahkah anda mengetahui Kelebihan Dan Kekurangan Iphone Replika Atau Supercopy tersebut? sebaiknya sebelum anda memutuskan untuk membeli iphone replika anda harus tahu dulu resiko kelebihan dan kekurangannya, pasalnya handphone-handphone replika tersebut mempunyai banyak sekali varian mulai dari yang paling jelek hingga paling bagus, paling bagus? yup tidak semua handphone replika itu jelek gaes, ada beberapa handphone replika yang memang spesifikasinya terbilang bagus dengan menggunakan komponen-komponen yang sering digunakan oleh handphone-handphone mid-end.

Iphone Replika Atau Supercopy sendiri memang banyak bertebaran dipasaran, jika anda tidak jeli memilih iphone replika tersebut anda bisa saja mendapatkan spesifikasi rendah dan tentunya sangat rentan untuk mengalami kerusakan, lalu apa saja yang harus anda perhatikan sebelum membeli iphone replika atau supercopy tersebut? serta apa saja yang bisa anda jadikan pertimbangan untuk memutuskan membeli iphone replika tersebut? untuk itu kami akan secara khusus membahas hal tersebut, artikel ini kami khususkan untuk pembaca loyal kami yang menanyakan perihal Kelebihan Dan Kekurangan Iphone Replika Atau Supercopy.

Jangan pandang sebelah mata handphone-handphone replika, mungkin itulah saran dari kami, pasalnya kami sering menemui handphone replika dengan spesifkasi yang terbilang lumayan bagus untuk kelas handphone replika, bahkan beberapa saat yang lalu kami menemukan handphone replika dengan salah satu brand terkenal yang mempunyai RAM sampai 3 GB dengan penggunaan prosesor Octa-core (real octa-core) setelah kami mengeceknya, kami pun sempat bertanya-tanya apakah benar spesifikasi dari handphone replika tersebut, kami pun tidak langsung percaya begitu saja, kami mencoba mengecek spesifikasi handphone replika tersebut menggunakan berbagai tool yang kami yakini bisa membuka tabir spesifikasi asli dari handphone replika tersebut, namun memang benar handphone replika tersebut mempunyai kapasitas RAM dan prosesor yang ciamik untuk kelas replika, bahkan handphone-handphone konvesional layaknya lenovo, asus bahkan samsung pun tidak mampu menyaingi spesifikasi handphone replika tersebut di range harga yang sama, mengejutkan bukan?

Kembali mengenai Kelebihan Dan Kekurangan Iphone Replika Atau Supercopy, untuk mengetahui tentang Kelebihan Dan Kekurangan Iphone Replika Atau Supercopy kami tidak bisa memberikan keterangannya, karena iphone replika sendiri banyak sekali variannya, dengan kata lain jika anda ingin mengetahui tentang hal tersebut maka anda harus mengecek secara langsung iphone replika tersebut, karena banyak sekali seller yang berbohong atau memang seller tidak mengerti bagaimana cara mengecek handphone replika dengan benar dan akurat, oleh karena itu setiap iphone replika mempunyai kelebihan dan kekurangan yang sangat bervariasi tergantung dari spesifikasi iphone replika tersebut.

Dan berikut ini adalah cara mengecek kelebihan dan kekurangan iphone replika atau supercopy agar anda mengetahui dengan jelas spesifikasi dari iphone replika tersebut.

Kelebihan Dan Kekurangan Iphone Replika Atau Supercopy

Kelebihan Dan Kekurangan Iphone Replika Atau Supercopy

Cara Mengecek Kelebihan Dan Kekurangan Iphone Replika Atau Supercopy

- Menggunakan Aplikasi CPU/RAM/Device Identifier

Kelebihan Dan Kekurangan Iphone Replika Atau Supercopy

- Setelah anda menginstall aplikasi tersebut dari play store, tidak ada hal khusus yang harus anda lakukan, install >> buka aplikasi tersebut, maka akan terlihat spesifikasi yang sebenarnya dari iphone replika tersebut.

Kelebihan Dan Kekurangan Iphone Replika Atau Supercopy

*keterangan :

- Handphone yang digunakan sebagai contoh adalah handphone pribadi milik salah satu admin kami yaitu OPPO N1.

- CPU Type : merupakan komponen prosesor/cpu yang digunakan didalam handphone tersebut misal Qualcomm Snapdragon xxx berarti cpu tersebut menggunakan komponen dari vendor snapdragon, jika mediatek xxx berarti handphone tersebut menggunakan prosesor besutan vendor mediatek dst, untuk membedakan inti core nya anda bisa lihat tanda X dibelakang nama prosesor atau CPU tersebut jika X2 berarti CPU/prosesor tersebut adalah Dual-Core, jika X4 maka CPU/Prosesor tersebut merupakan Quad-Core dst.

- Smartphone Type : Cuekin ajah, karena type smartphone bisa dengan mudah dimanipulasi.

- More Info : Anda Bisa lihat di bagian ini ada RAM Memory Module, disitulah kapasitas RAM yang sebenarnya diperlihatkan, didalam gambar yang kami berikan tertulis disitu 2 GB DDR, hal itu berarti RAM dari handphone tersebut adalah 2 GB.

- GPU Type : pada bagian ini anda akan diperlihatkan komponen yang digunakan untuk pengolah grafis atau yang sering disebut GPU, tentunya informasi ini sangat penting untuk anda ketahui karena dengan mengetahui GPU yang digunakan maka anda bisa dengan mudah menilai tingkat kemampuan handphone dalam hal mengolah grafis.

Hal tersebut adalah cara kami untuk memastikan spesifikasi dari handphone-handphone replika (hampir semua jenis handphone replika bisa anda check menggunakan cara tersebut)

Ciri-ciri Iphone Replika Atau Supercopy

Versi Low-End

- Harga berada dikisaran 900 - 2 juta rupiah.

Versi Mid-End

- Harga Berada dikisaran 1 - 2,5 juta rupiah.

Versi High-End

- Harga Berada dikisaran 2 - 4 Juta Rupiah.

Tips Membeli Iphone Replika Atau Supercopy

- Jangan Percaya model/design karena handphone replika/supercopy sudah sangat mirip dengan aslinya, tidak bisa dibedakan dari design antara yang asli dengan yang replika.

- Utamakan COD atau melihat dan mengecek secara langsung handphone replika yang akan anda beli.

- Jika seller tidak mau diajak COD/ketemu maka anda harus dan wajib meminta refund uang kembali jika spesifikasi tidak sama dengan apa yang dijelaskan oleh seller/penjual.

- mintalah garansi minimal 2 bulan untuk kerusakan handphone replika tersebut.



sumber: www.tabloidhape.com


Popular Posts